Song for You (Chapter 7)

IMG_6205-3

11 Jun Song for You (Chapter 7)

Author: nha_wina

Title : Song for You (Chapter 7)

Cast :

  1. Kim Jong Woon (Yesung)
  2. Shayna
  3. Member SJ
  4. Park Tae Min

Genre : Romance, Angst

Rating : PG-15

Length : Chapter

Catatan : FF ini juga dipublish di blog pribadi author nhawina.com

Selamat menikmati..

Yesung POV

Aku hanya dapat menahan tawaku ketika melihat Shayna dan Siwon datang ke rumahku.Siwon masih membujuk Shayna yang terlihat masih marah padanya. Siwon memang bersikeras untuk mengantar Shayna ke rumahku sebelum ia pergi ke Busan.

Chagiya, kau lebih cantik saat tersenyum. Iya kan, Yesung-hyung?” Siwon meminta bantuanku untuk meluluhkan Shayna rupanya. Hahaha.. Lihat! Baru kali ini aku melihat tatapan Siwon yang sangat memelas dan merasa sangat bersalah, tetapi tidak mau mengalah. Ya, setelah kupikir-pikir dan melihat kejadian tadi, aku pun mungkin akan bertindak sama dengan Siwon. Bahkan mungkin lebih tegas. Ah, sebegitu sayangkah dia pada Shayna?

Aku pun menarik tangan Shayna untuk masuk ke dalam rumahku.“Sudahlah Siwon-a, lebih baik kau cepat pergi ke Busan untuk syuting.Jangan sampai terlambat, atau kau akan dimarahi lagi oleh produsermu.” Kataku dengan lembut, masih memegang tangan kecil Shayna. Shayna hanya menunduk dan masih sedikit cemberut.

Kulihat Siwon menatapku memohon pertolongan.“Baiklah. Aku memang sudah sedikit telat dari waktu keberangkatan. Hyung, aku mohon bantuanmu untuk menjaga adik kesayanganku yang keras kepala ini, ne? Mungkin dengan tinggal bersamamu dan keluargamu besok ia bisa lebih lembut padaku.”

Aku hanya tertawa pelan mendengarnya. Entah itu permohonan atau meledek Shayna.Tangan kecil yang sedang aku pegang bergerak sedikit. Aku pun semakin mengencangkan genggamanku. Siwon berpamitan, sebelumnya ia mengacak rambut Shayna dan mencubit pipi Shayna dengan lembut.

“Ingat chagiya, jaga dirimu. Aku melakukan semua ini untukmu. Untuk menjagamu. Saranghae Choi Shaynaku.” Katanya dengan sungguh-sungguh.

Siwon masih menatap Shayna yang masih saja diam, menatap Siwon dengan datar.Siwon pun mengalah dan membalikkan badan.

Nado saranghae oppa. Gomawo.” Ucap Shayna pelan sebelum Siwon melangkah. Kulihat Shayna meleletkan lidahnya sedikit ketika Siwon membalikkan badan lagi. Gadis mungil disebaelahku meledek Siwon. Ah..ternyata Shayna hanya pura-pura marah selama beberapa jam ini. Hahaha… Kena kau Choi Siwon! Aku pun hanya bisa tertawa melihat reaksi Siwon yang terkejut.

“Yak! Choi Shayna! Kau sudah berani… Aigoo… Lihatlah Yesung-hyung! Benar saja kan, ia langsung berubah saat berada dalam rumahmu! Dia..”

“YAK! Choi Siwon!” Shayna balas teriak pada Siwon.

Sungguh.. melihat adik-kakak aneh ini membuatku tidak dapat berhenti tertawa. Siwon pun mengangkat kedua tangannya dan tertawa, tanda ia mengalah pada adik kecilnya ini.

“Baiklah. Aku titip setan kecilku ini ya hyung. Dadah…” Siwon pun berlari ke mobilnya sebelum sempat Shayna berteriak lagi karena kesal disebut setan oleh Siwon.

Akupun menarik lembut Shayna ke ruang keluarga rumahku, dimana eomma, appa dan Jong Jin, adikku sudah menunggu.Kurasakan tatapan Shayna dari samping.Aku hanya tersenyum kecil menyadari betapa merah mukanya dari sudut mataku.

Eomma, Appa, Jong Jin-a, ini Choi Shayna, adik sepupunya Siwon. Dialah yang akan menginap hari ini dan mungkin besok jika apartemennya belum selesai.” Kataku memperkenalkan Shayna. Omona.. Mata Jong Jin tidak berkedip melihat Shayna! Awas saja kalau dia berani merebut yeoja incaranku!

Shaynapun memperkenalkan dirinya, yang langsung disambut hangat keluargaku. Bahkan eommaku memeluknya seperti baru menemukan anaknya yang hilang.Sejujurnya hal ini agak mengejutkan bagiku, karena baru kali inilah keluargaku antusias dengan yeoja yang kugandeng. Ah.. apa mungkin karena Shayna adalah adik sepupu dari Siwon? Kuharap bukan karena itu.

Lihat, bahkan appaku yang biasanya tidak banyak bicarapun sekarang sedang mengobrol bersama Shayna, eommaa dan Jong Jin dengan seru dan gembira. Wah, Shayna bisa dengan cepat akrab dengan keluargaku! Mungkin bakatnya yang cepat akrab dengan orang lain adalah gen turunan keluarga Choi. Sangat sama dengan Choi Siwon yang mudah bergaul. Aku pun duduk disebelah Shayna.

“Kalian sudah makan malam?”Tanya eomma padaku dan Shayna.

“Sudah setelah acara terakhir tadi, eomma.”Jawabku sambil melirik Shayna yang hanya tersenyum kecil karena aku sudah menjawab terlebih dahulu.

“Baiklah.Kalau begitu, kalian harus istirahat. Sudah jam 10 malam. Kalian pasti lelah. Besok kau akan kemana Shayna?” Tanya eomma, seperti menanyakan jadwal anaknya sendiri saja! Eomma selalu seperti itu padaku dan Jong Jin. Aku benar-benar tidak habis pikir eomma akan bertanya hal seperti ini juga pada Shayna yang bahkan belum 1 jam ia kenal.

Kurasakan Shayna menegang dan gelisah.“Besok aku akan ke kampus untuk bertemu dengan profesorku. Lalu aku akan ke kantorku sebentar untuk mengurus berkas-berkas yang di perlukan oppaku. Dan sebenarnya aku ingin datang ke toko kueku untuk mengecek pesanan dan karyawanku. Tapi Siwon oppa..”

Aku pun menepuk bahunya pelan, ia terdiam dan menoleh ke arahku. “Kau selesai kerja jam berapa?”

Shayna mengerutkan dahinya, bingung. “Mungkin sekitar jam 4.”

“Hmm.. Aku selesai rapat dengan Sajangnim sekitar jam 3. Mungkin aku bisa menjemputmu di kantor dan mengantarmu ke toko kue. Aku akan menunggumu di toko kuemu, agar Siwon tidak khawatir. Aku juga akan bilang padanya. Setelah itu kita bisa mengecek apartemenmu. Bagaimana?” tawarku.

Senyum manis Shayna pun terlihat. Aku melemparkan senyum hangat padanya. Ingin rasanya meraihnya ke dalam pelukkanku, namun aku hanya bisa mencubit pipinya pelan.

Shayna pun mendelik padaku.“Oppa!”

Aku tertawa, tanganku semakin usil untuk mencubit kedua pipinya agar mulutnya melebar.“Na-ya, kau sangat lucu jika seperti ini!” kataku sambil tertawa.

Shayna memajukkan bibirnya, membuat wajahnya semakin menggemaskan.Ia tampak berpikir, mungkin karena panggilan kecil dariku. Aku ingin ia mempunyai panggilan spesial dariku.

“Ehm, ehm..”Suara batukappa membuat aku dan Shayna tersadar.

Akupun melepaskan tanganku dari pipi Shayna.Aku hanya tertawa ringan, sedangkan Shayna menunduk malu, disambut tawa kecil Jong Jin dan pelukan hangat dari eomma.

Aigoo Shayna sangat lucu!” kata eomma masih memeluk Shayna dengan erat.

“Sudahlah, sekarang waktunya Shayna tidur. Na-ya, kau tidur di kamarku saja. Aku akan tidur dengan Jong Jin.” Selaku sambil menarik tangan Shayna. Eommapun melepaskan pelukkannya dan menatapku dengan senyuman mencurigakan.

Keure. Tidurlah, Shayna.” Kata eomma lembut.

Shayna mengikuti langkahku, setelah sebelumnya ia membungkukkan badan dan memerikan ucapan selamat malam pada keluargaku. Benar-benar keluarga Choi! Sopan santun, body languagenya pun sama persis dengan Siwon. Haha..

Shayna POV

Alarm handphoneku berbunyi nyaring.Mengganggu tidurku. Aku mereganggkan badan sejenak dan tertegun, rasanya ini bukan kamarku. Aku menatap sekeliling kamar yang ukurannya cukup luas ini. Ah, aroma ini.. Ya! Ini kamar Yesung oppa! Aku pun tersenyum melihat foto Super Junior dalam ukuran besar terpajang di salah satu dinding kamar ini.

Dengan mata yang masih sangat ngantuk, aku mandi. Untunglah letak kamar mandinya ada di dalam kamar.Setelah mandi dan berdandan sedikit, aku keluar kamar dan menemukan Nyonya Kim sedang memasak untuk sarapan. Aku mendekatinya untuk membantu.

“Biar aku yang menyiapkan. Ajumoni duduk saja.” Kataku sambil meraih piring yang sedang Nyonya Kim pegang.

Nyonya Kim tersenyum padaku dan membiarkanku melanjutkan pekerjaannya.“Kau cantik, pintar memasak dan baik. Kau juga kelihatan masih muda sekali. Berapa umurmu?” tanya Nyonya Kim yang tiba-tiba sudah ada disebelahku lagi. Ya, tadi ia sempat ke ruang tengah, tapi aku tidak sadar ketika ia kembali dan berdiri di dekatku seperti sekarang ini.

“24 tahun, Aju..

Eommonim. Siwon memanggilku Eommonim juga. Jadi kurasa kau harus memanggilku Eommonim.” Potong Nyonya Kim cepat, bahkan sebelum aku menyelesaikan kalimatku.

Aku pun menatapnya dengan gugup. Mata Nyonya Kim memancarkan keramahan yang membuat siapapun nyaman berada di dekatnya. Aku menghela nafas pelan. “Baiklah. Em.. Eommonim.Umurku 24 tahun.” Kataku menjawab pertanyaannya.

Nyonya Kim memandangku tidak percaya. Tuhan..sudah ratusan kali aku dipandang seperti ini oleh orang-orang yang menanyakan umurku.

Ommo! Jong Woon-ah! Kau sudah tahu berapa umur Shayna?” pekik Nyonya Kim tanpa memedulikan aku yang membuka mulutku lebar karena heran melihatnya tiba-tiba berteriak.

Terdengar derap langkah yang sepertinya milik Yesung oppa mendekati dapur, tempat kami berada. “Ada apa Eomma?” tanya Yesung oppa yang baru selesai mandi.

Rambut hitamnya sedikit basah, mengenai kaos putih tanpa lengan yang memamerkan tangan kekarnya. Ya Tuhan..Terima kasih atas nikmat pagi ini yang memperlihatkan Yesung oppabaru selesai mandi di pagi hari.Pemandangan terindah dalam hidupku, kurasa. Hahaha.. Aigoo.. Sepertinya aku mulai gila!

Nyonya Kim menyeretku mendekati Yesung oppa.Yesung oppa terdiam menatapku beberapa saat. Entah apa yang ia lihat. Aku jadi merasa aneh.Apa ada yang salah dengan diriku pagi ini? Apa pakaianku terbalik? Atau ada yang robek? Atau lipstik ku berantakan?

“Jong Woon-a, kau sudah mengetahui berapa umur Shayna?” Nyonya Kim bertanya ulang pada Yesung oppa.

Yesung oppa menatapku lagi.Mata kami saling bertemu. Argh! Mata elangnya selalu dapat membuat mulutku terbuka walaupun sedikit.Aku pun mengalihkan panadnganku.Aku melihat sedikit senyum terkulumnya dari sudut mataku. Sepertinya ia puas sudah membuatku gugup.

“Aku sudah tahu dari Siwon kemarin.Awalnya aku tidak percaya. Tapi..”

“Jadi, Shayna benar-benar berumur 24 tahun?”Nyonya Kim memotong ucapan Yesung oppa.

Aku dan Yesung oppa mengangguk.

“Ya ampun! Eomma pikir kau baru berumur 19 tahun Shayna-ya.Ommo.. Kau awet muda sekali. Pantas saja uri Jong Woon..”

“Na-ya, kau memasak apa? Harum masakannya sampai ke ruang tengah.” Kata Yesung oppa tiba-tiba, memotong kalimat Nyonya Kim sambil menarik tanganku untuk kembali ke depan kitchen set yang sempat aku tinggalkan.

“Eomma, ayo kita makan!Aku lapar sekali.” Teriak Yesung oppa, membuat Nyonya Kim tertawa cekikikan.

^_^

16.30 KST Lobby CF Corp.

Author POV

Yesung tersenyum lebar saat melihat Shayna yang berlari-lari menghampirinya. “Tidak usah berlari, Na-ya.” Kata Yesung ketika Shayna sudah dekat dengan tempatnya menunggu.Yesung menepati janjinya untuk menjemput Shayna di kantor. Bahkan tadi pagi Yesung mengantar Shayna ke kampusnya.

“Maaf aku terlambat, oppa.” Kata Shayna sambil mengatur nafasnya.

Yesung tertawa kecil melihat Shayna. Ia mengacak rambut Shayna sedikit, membuat wanita dihadapannya cemberut. “Tidak apa-apa. Kita langsung ke cafemu?” Tanya Yesung yang disambut anggukkan Shayna.Yesungpun meraih tangan Shayna dalam genggaman hangatnya untuk pergi. Tanpa mereka sadari, Choi Min Ho –kakak kandung Shayna- yang tadinya ingin mengejar Shayna terkait proyek yang sedang dikerjakannya, diam terpaku melihat adegan Yesung dan Shayna.

Berbagai macam pertanyaan muncul dipikiran Choi Min Ho. Walaupun ia lebih sayang pada Choi Ji Won –adik kandung Siwon-, tetap saja ia mengkhawatirkan keadaan Shayna pasca kejadian dengan Park Tae Min. Mungkin sekarang ia akan menghubungi Choi Siwon untuk menanyakan apa yang terjadi sebenarnya saat ini. Siapa pria tadi yang bersama adiknya?Begitu mencurigakan.Memakai topi dan masker.Hanya terlihat mata sipitnya.Ia khawatir cowok itu adalah Park Tae Min. Tapi sorot mata namja yang bersama Shayna tadi sangat berbeda dengan sorot mata Park Tae Min.

Semoga suatu saat, jika Ji Won putus dengan kekasihnya nanti, tidak membuatnya repot seperti ini. Pikir Min Ho dalam hati.

^_^

Shayna POV

Aku tidak pernah menyangka Siwon oppaakan menyiapkan apartemen secantik ini untukku. Sungguh luar biasa.Walaupun belum selesai dan tidak seluas apartemenku dulu, tapi desain interior dengan tema floral vintage yang sangat kental terasa membuatku nyaman.Desain yang sangat aku impikan, akhirnya aku memiliki apartemen dengan interior secantik ini! Sepertinya ia ingin membuatku betah tinggal diapartemen baru, dan juga sebagai permintaan maafnya. Ya, ia selalu melakukan hal-hal semanis ini untuk mengungkapkan kata ‘maaf’ padaku.

“Wah. Sepertinya Siwon sangat sayang padamu.” Komentar Yesung oppa membuatku tersadar, bahwa aku sedang bersamanya.

Aku tertawa kecil, “Tentu saja ia sayang padaku. Aku adiknya.” Sahutku sambil berjalan untuk melihat kamar utama. Yesung oppa mengikutiku dari belakang.

“Kenapa kau lebih dekat dengan Siwon disbanding kakak kandungmu sendiri, Na-ya?” tanya Yesung oppa setelah aku selesai melihat kamar utama. Saat ini aku dan Yesung oppa duduk di sofa ruang tamu, salah satu ruangan yang sudah selesai selain dapur dan kamar mandi tamu.

Aku jadi ikut berpikir karena pertanyaannya. “Hmm.. Mungkin karena jarak Siwon oppa dan Ji Won eonni sangat dekat, sehingga mereka sering bertengkar. Sedangkan kakakku, Choi Min Ho, sudah ingin punya adik. Kakakku sepertinya seumuran denganmu, oppa.” Kataku sambil menghela nafas.

Yesung oppa menatap dalam mataku, lalu memintaku untuk melanjutkan penjelasanku. “Maka dari itu, Min Ho oppa sangat senang kalau Ji Won eonni main kerumahku. Ji Won eonni juga senang karena mempunyai kakak yang baik dan sangat saying padanya. Ketika Ji Won eonni berumur 3 tahun, Siwon oppa berumur 5 tahun, aku lahir. Entahlah, saat itu kata eomma, Siwon oppa seing menginap dirumahku hanya untuk bermain denganku dari aku baru lahir Sedangkan Min Ho oppa lebih sering menginap di rumah Ji Won eonni. Sejak itu kami seperti bertukar kakak dan adik.” Jelasku panjang lebar.

Aku menatap Yesung oppa yang serius memperhatikan ceritaku, membuatku ingin bertanya tentang panggilannya padaku. “Hmm.. kenapa oppa memanggilku dengan Na-ya?” tanyaku akhirnya, memecah kesunyian diantara kami.

Namja berambut hitam disebelahku malah membelai rambut panjangku. Argh! Lihat! Mata sipitnya lagi-lagi berhasil mengunci tatapanku agar fokus menatapnya. Ya Tuhan! Ia semakin mendekatkan wajahnya padaku. Bagaimana ini?

TBC

6 Comments
  • elfishyinspirit
    Posted at 08:19h, 13 June Reply

    annyeong thor..
    aku reader baru, ffnya keren.. yesung nya lucu banget..
    next..
    *thor lanjutin ff my all is in you dongg.. udah greget pengen baca..

    • nhawina
      Posted at 08:31h, 13 June Reply

      Anyeong chingu^^
      Makasih yaa udh baca ff aku^^
      Iya, mungkin besok atau senin aku publish MAiiY part 8nya ya~ hehe

  • viana
    Posted at 06:13h, 14 June Reply

    anyeong thor aku reader baru nih maaf jd baru komen di part ini ff nya bagus aku suka :)
    nex ff song for you nya kapan nih penasaran sama kelanjutan nya

    • nhawina
      Posted at 14:14h, 14 June Reply

      Anyeong chingu^^
      Makasih udh suka ff aku hehe..

      Utk SfY minggu depan kayaknya.. Lg kumpulin ide dulu hihi.. 😀

  • orange
    Posted at 02:33h, 19 June Reply

    Makin seru ih ceritanya, keren! Chapter selanjutnya pliss..

  • relf
    Posted at 21:16h, 19 June Reply

    Hay chingu. Ff nya keren lanjutin dong cerita nya. O ya My All is In You nya di lanjutin ya chingu.

Post A Reply to orange Cancel Reply