My All is in You (Chapter 12)

IMG_6199

18 Aug My All is in You (Chapter 12)

Author: nha_wina

Title : My All Is In You (Chapter 12)

Cast :

  1. Kim Jong Woon (Yesung)
  2. Lee Shayna
  3. Kim Ji Hyeon
  4. Member SJ

Genre : Romance, Angst

Rating : PG-15

Length : Chapter

Catatan : FF ini juga dipublish di blog pribadi author nhawina.com

Selamat menikmati..^^ Jangan lupa komen dan sarannya ya.. 

Note: Hati2 typo bertebaran! kk..

Hai Readers!! sorry lama ga update >.< kalau tanya kenapa? Aku udah jelasin di postingan yang judulnya HAI^^ yaa.. hehe.. Soo.. 

the story is begin…

Dorm SJ

“Besok aku akan kesana! Aku akan bertemu Shayna!” kata Yesung untuk kesekian kalinya. Selama perjalanan pulang Yesung tidak berhenti tersenyum.

“Kau yakin ia akan dengan senang hati bertemu deganmu? Aku khawatir Shayna malah akan melarikan diri lagi darimu, hyung.” Kata Ryeowook diamini member lain.

Heechul tertawadan menjitak kepala Yesung pelan, “Sabarlah. Mungkin kita harus mengutus seseorang untuk menemuinya sebelum kalian bertemu secara langsung.”

“Aku saja.” Sahut Siwon dan Kyuhyun berbarengan.

Yesung mendelik ke arah Kyuhyun dan Siwon, bibirnya maju beberapa centi, tidak menyukai ide kedua dongsaengnya. “Tidak! Aku tidak mau kalian yang menemui Shayna duluan sebelum aku.” Sergah Yesung dengan cepat, membuat semua member tertawa.

Kyuhyun menjentikkan jarinya, “Ah! Bagaimana kalau Rae Ya saja? Kita minta tolong pada Rae Ya untuk datang ke café itu dan menanyakan keberadaan Shayna selama ini, jadi kau bisa langsung ke tempat tinggalnya, hyung. Ia tidak akan melarikan diri lagi karena kau sudah menjebaknya di tempat tinggalnya.” Seru Kyuhyun dengan bersemangat. Semua member tampak berpikir, Donghae, Eunhyuk, Ryeowook, Kangin dan Heechul mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Wah, aku memang jenius!” kata Kyuhyun memuji dirinya sendiri, membuat semuanya yang ada di ruangan itu mendelik dan menampakkan wajah yang ingin muntah, lalu tertawa bersama.

Yesung menepukkan tangannya dengan cukup keras, “Aku setuju dengan sebagian dari idemu, Kyu. Kita bisa minta tolong pada Rae Ya, yeojachingu-mu untuk menemui Shayna. Tapi, aku mohon padamu dan Rae Ya, jangan membuat Shayna curiga. Anggap saja Rae Ya memang tidak sengaja bertemu dengan Shayna, dan jangan sampai Shayna tahu kalau aku dan kalian sedang mencarinya. Biar Shayna bisa nyaman untuk bercerita lebih banyak pada Rae Ya.” Yesung menghela nafas, member jeda.

“Tapi.. Bagaimana kalau..” Yesung berdiskusi dengan semua member, membuat para member berteriak senang dan segera menghubungi Prince Manager, mengurus segala rencana baru Yesung dan mereka.

Salah satu Café di Hyundai Department Store

“Shayna! Omo! Kau disini?” seru Choi Rae Ya menghampiri Shayna yang sedang membaca buku dan duduk di dekat jendela.

Shayna terkejut melihat Rae Ya. Ia sudah memilih tempat yang kemungkinan kecil didatangi oleh member SJ, keluarga Yesung dan keluarganya. Gadis itu juga tahu bahwa Choi Siwon jarang sekali ikut serta dalam mengurus department store terkenal ini. Sehingga kemungkinannya sangat kecil dibandingkan dengan Lotte. Namun ia lupa memperhitungkan Choi Rae Ya yang memang mungkin saja datang kesini. Shayna mencoba tersenyum pada gadis cantik yang sudah duduk dihadapannya.

“Kemana saja kau, Shayna? Aku merindukanmu! Kau membuatku khawatir!” Kata Rae Ya.

Shayna tertawa kecil meihat sahabatnya yang memang tampak sangat khawatir. “Aku..” Shayna bimbang, ia ingin pergi tapi ia juga tidak tega meninggalkan Rae Ya begitu saja.

Rae Ya menahan tangan Shayna, “Tidak, jangan pergi Lee Shayna. Aku janji aku tidak akan bilang pada Kyu oppa ataupun Siwon oppa.” Kata Rae Ya, tahu kekhawatiran Shayna.

“Sungguh?”

“Ya, tentu saja, kau sahabatku, Shayna-ya. Aku tidak akan membuatmu merasa tidak nyaman.” Ucap Rae Ya sambil tersenyum. Shayna mengangguk dan memijat kepalanya pelan.

“Bagaimana kau dan Kyuhyun oppa?” tanya Shayna setelah akhirnya dapat menerima kehadiran Rae Ya.

Rae Ya menghela nafas, “Dia sangat sibuk. Dan yang paling aku benci, dia jarang sekali menghubungiku akhir-akhir ini. Aku jadi takut ia selingkuh.” Keluh Rae Ya.

Shayna tersenyum kecil, “Tenang saja Rae Ya. Kyuhyun oppa sudah cinta mati denganmu, kau tahu? Baru kali ini aku melihatnya sangat perhatian dan penuh kasih sayang pada seorang gadis.” Kata Shayna berusaha menenangkan Rae Ya.

Rae Ya mengangguk, “Ya, aku selalu berusaha mempercayainya walaupun sulit.” Gadis itu tertawa pelan, mengingat kelakuan Kyuhyun yang memang seperti playboy kelas berat. “Jadi, dimana kau selama ini? Kau sunggu pintar membuat orang khawatir, Shayna. Kasihan orangtuamu, mereka merindukanmu.”

Shayna mengalihkan pandangannya keluar jendela, “Aku.. Aku tinggal disekitar sini, Rae Ya. Aku juga sangat merindukan mereka. Aku berpikir untuk menemui mereka, tapi aku belum sanggup. Kau tahu, pernikahanku..” Shayna mengambil nafas dalam-dalam dan terdiam.

“Apakah kau sudah melihat berita akhir-akhir ini, Shayna-ya?” tanya Rae Ya setelah Shayna terdiam beberapa saat.

Shayna menggeleng. “Aku bahkan terlalu takut untuk sekedar membaca majalah, Rae Ya.” Suara Shayna bergetar saat menjawab pertanyaan Rae Ya.

Rae Ya meraih tangan Shayna dan menggenggamnya, memberikan kekuatan untuk Shayna.

Shayna memberanikan diri menatap Rae Ya dan bertanya, “Bagaimana keadaannya?”

Tahu siapa yang dimaksud Shayna, Rae Ya mengangkat bahu, “Tidak lebih baik dari sebelum kau pergi, sepertinya. Yah, kau tahu, mereka sedang sibuk mempersiapkan Super Show Encore dan album baru mereka.”

Shayna mengangguk, “Ya, mereka sangat sibuk.”

Shayna dan Rae Ya terdiam cukup lama, “Aku sangat merindukannya, Rae Ya. Kau tahu, baru kali ini kami tidak saling berhubungan sama sekali dalam jangka waktu satu bulan lebih.” Kata Shayna memecah keheningan.

Rae Ya pun pindah duduk di sebelah Shayna dan merangkul gadis yang terlihat sangat rapuh karena seorang Kim Jong Woon. “Aku tahu, aku tahu.”

“Aku ingin melihatnya sekali saja. Aku sangat ingin melihatnya walaupun dari jauh, tapi sepertinya sangat sulit karena ia sangat sibuk dan asyik dengan dunianya. Aku yakin ia bahkan tidak peduli aku pergi, Rae Ya.” Shayna mengeluarkan semua yang ia pendam selama sebulan ini.

Rae Ya hanya diam dan mengelus rambut Shayna dengan sayang. “Kau tahu? Aku ingin melihatnya, tetapi aku takut jika aku melihatnya, aku akan merasakan sakit yang teramat sangat karena mengingat foto-foto sialan itu. Aku takut..” suara Shayna terdengar bergetar karena ia berusaha menahan air matanya.

“Shayna-ya. Aku tahu ketakutanmu. Tapi, mungkin kau bisa melihatnya dari jauh jika kau menonton encore mereka nanti, bukan?” Rae Ya memberi ide.

Shayna menggeleng, “Aku takut bertemu dengan orangtuanya ataupun orangtuaku, disana Rae Ya. Aku belum siap bertemu dengan mereka. Atau.. Malah bertemu dengan wanita itu. Lagipula tiket konser sudah habis, bukan?”

“Hmm.. Bagaimana kalau kau menyamar, Shayna? Masalah tiket, aku ada dua tiket tidak terpakai. Tadinya dua tiket itu untuk orangtuaku, tapi kau tahu sendiri, keadaan ayahku tidak memungkinkan untuk pergi. Ibuku tidak ikut jika ayahku tidak pergi.” Tawar Rae Ya.

Shayna tampak berfikir. “Aku tidak mau mengambil resiko, Rae Ya. Kalau aku datang denganmu dan duduk disebelahmu, mereka pasti mengealiku walapun aku menyamar.”

Rae Ya tertawa, “Siapa bilang kau duduk disebelahku? Aku akan duduk di kursiku, di bagian Family Zone. Tiket lebih yang kupunya berbeda tempat dariku, Shayna-ya. Ada di lantai dua, tidak tepat ditengah panggung.” Jelas Rae Ya. Gadis itu  lalu melihat jam tangannya. “Shayna-ya. Boleh aku minta nomor teleponmu? Aku ada jadwal mengajar setengah jam lagi.”

Shayna mengangguk dan memberikan nomor teleponnya yang baru.

“Shayna-ya. Ini aku berikan satu tiket untukmu. Semua terserah kamu. Tapi aku harap, kau datang untuk melepas kerinduanmu, dan juga agar kau lebih tenang. Tidak seperti sekarang, kau sangat kurus dan terlihat kurang tidur, Shayna.” Ujar Rae Ya sambil membereskan tasnya, bersiap pergi.

“Aku akan menghubungimu lagi nanti malam. Masih banyak yang ingin aku dengar darimu. Aku juga ingin bercerita banyak. Aku pergi dulu ya. Anyeong.” Pamit Rae Ya sambil memeluk Shayna.

“Oke. Aku tunggu, Rae Ya. Hati-hati.” Ujar Shayna sambil melempar senyum manisnya. Sesaat setelah Rae Ya pergi, gadis itu duduk terdiam dan memandang tiket yang masih ada dalam genggamannya. Pikirannya melayang entah kemana. Hatinya bimbang. Namu sepertinya rasa rindu pada Kim Jong Woon dapat mengalahkan segalanya. Ya, begitulah cinta. Sesakit apapun kau dibuatnya, mata hatimu tetap buta. Alih-alih rasa lega karena jauh dari orang yang menyakitimu sekaligus orang yang kau cintai, kau malah merasakan rindu yang menyiksa.

Shayna menggelengkan kepalanya cepat, berusaha menyadarkan dirinya sendiri. Berusaha tidak peduli walaupun dalam hatinya rasa ingin melihat Jong Woon meronta-ronta. Shayna meremas ujung bajunya, berusaha menguatkan diri. Berusaha tidak tertarik dengan tiket konser yang ada di tangannya.

^_^

Setiap kali dirinya menginjakkan kaki di atas panggung, namja bermabut hitam itu selalu melihat kearah kursi penonton di lantai 1, bagian kelima dari pinggir panggung. Ia tahu pasti tempat itu. Ia yakin Rae Ya sudah memberikan tiket di kursi tersebut pada gadisnya. Matanya mencari-cari seseorang yang sangat ia rindukan. Sampai pada lagu keempat, ia tidak meneumkan sosok itu. Ia menunduk lesu. Heechul yang sedang berdiri –dalam posisi tarian- disebelahnya hanya dapat merangkulnya.

“Aku yakin, dia pasti datang. Mungkin saat ini dia sedang berpikir, Jong Woon-ah.” Bisik Heechul disela-sela tarian mereka. Ya, mereka sedang melakukan Super Show 6 Encore, hari kedua.

Yesung mengangguk, lalu menyanyikan part bagiannya dengan setengah hati.

^_^

Anyeonghaseo. Saya Yesung. Senang bertemu kalian.” Sapa Yesung pada ELF saat waktunya berkenalan.

Riuh gema tepuk tangan memenuhi Seoul Olympic Stadium. Begitupula saat Kyuhyun dan member lain memperkenalkan dirinya masing-masing sampai pada sang leader, Leeteuk. Setelah Leeteuk memperkenalkan diri dan berbasa-basi sebentar, Leeteuk memanggil Yesung yang sedang mendengarkan celotehan Siwon disebelahnya, “Yesung-ah. Kudengar ada yang ingin kau sampaikan pada ELF?”

Siwon terdiam, merangkul Yesung yang sedang gelisah. Mata sipit Yesung yang tajam lagi-lagi melihat ke arah tempat penonton – kursi yang seharusnya sudah terisi oleh orang yang sangat berharga untuknya- sebelum menjawab pertanyaan sang leader, “Ya, aku ingin menyampaikan permintaan maafku pada ELF. Maafkan aku tentang berita tidak enak yang sempat menyebar.”

ELF menyerukan kata “Gwenchanayo, Saranghaeyo KIM JONG WOON!” secara serempak, membuat Yesung terharu. Yesung mengangkat tangan, meminta ELF untuk berhenti berteriak, “Aku juga ingin meminta maaf karena sudah menyembunyikan sebuah kabar dari kalian.” Yesung tediam, melempar pandangan pada ELF. Namun kali ini tidak ada suara yang terdengar, semua menunggu kelanjutan dari kalimat Yesung.

“Bukannya aku tidak ingin berbagi bersama kalian, tapi aku ingin memberitahu kalian di waktu yang tepat. Dan kurasa, saat ini adalah saat yang tepat untuk memberitahu kalian bahwa aku..” Yesung menunduk dan mengusap wajahnya sekilas, Siwon mengeratkan rangkulannya pada Yesung, Kyuhyun yang berdiri disebelah kananya juga merangkul Yesung dengan erat, memberikan kekuatan.

“Aku sudah menikah.” Kata Yesung, disambut teriakan frustasi dari ELF. Sungmin yang sudah lebih dulu menikah tahun lalu, mencoba memberikan pengertian pada fans mereka yang tampak sangat kecewa.

“Aku tetap mencintai kalian. Aku merasa bersalah karena tidak memberitahu hal ini pada kalian terlebih dahulu. Kalian tetap menjadi bagian yang terpenting dalam hidupku, ELF.” Seru Yesung ditengah-tengah rasa frustasi yang diteriakan ELF.

“Dia sudah tua, biarkan dia menikah. Sudah waktunya. Masih ada kita, bukan?” kata Eunhyuk dan Donghae membantu mencairkan suasana. Sukses! Sebagian ELF tertawa.

“DENGAN SIAPA?” teriak sekumpulan ELF di standing C, membuat stadion kembali hening.

“Dengan Ji Hyeon eonni?” seru ELF yang lain yang berdiri di pojok standing C dalam keheningan. Tidak ada suara setelah pertanyaan itu, mereka menunnggu jawaban Yesung. Para member hanya dapat tersenyum simpul dan saling melirik satu sama lain.

Mendengar rentetan pertanyaan itu, Yesung memusatkan perhatian pada fans yang berada di wilayah standing C. Saat mengedarkan pandangannya, tidak sengaja ia melihat wanita yang sedang menatap sekumpulan ELF yang melemparkan pertanyaan terakhir. Wajahnya terlihat terluka, sepertinya ia akan berjalan pergi, namun sebelumnya wanita itu menatap sekilas ke arah panggung. Pilihan yang salah untuk gadis itu, rupanya. Yesung menghentikan langkah gadis cantik itu dengan mengunci tatapan matanya, ya yeoja itu adalah Shayna.

“Berhenti.” Ucap Yesung, tanpa sadar ia masih menggunakan mic. Membuat member lain ikut melihat ke arah Shayna. Shayna mundur perlahan. Beberapa pasang mata ELF memperhatikannya dengan curiga. Gadis itu tidak ingin mati muda, ia memilih membalikkan badan, dan melangkah menuju pintu keluar. Namun langkahnya dihalangi oleh 4 orang staff berjas dan berbadan besar.

Shayna yang merasa terdesak tidak sadar bahwa tangannya sudah digenggam erat oleh Yesung. Entah sejak kapan Yesung ada di sebelahnya, menariknya ke dalam rangkulan namja itu. “Dialah istriku, Lee Shayna. Dia sangat pemalu. Tapi aku sangat mencintainya Aku harap kalian bisa menerimanya sebagai istriku, ELF.” Kata Yesung dengan tenang. ELF sudah lebih dahulu memberikan jarak saat Yesung datang sebelum staff membentuk pagar panjang. Tentu saja diantara mereka ada yang menangis, tersenyum ikut bahagia, bingung, frustasi.

Shayna menatap Yesung dengan mata berkaca-kaca, mencari kebenaran dimata hitam milik Yesung yang sedang menatapnya tajam. “Kenapa..”

Yesung mengecup dahi Shayna sekilas, membuat gadis dalam rangkulannya terdiam dan menunduk. “Aku mencintainya, maka dari itu, saat berita buruk kemarin beredar, aku sangat merasa bersalah pada gadisku ini, dan tentu saja pada kalian. Ah, aku sudah mengenal Lee Shayna sejak berusia 14 tahun. Dia adalah fans pertamaku, ELF. Jadi bisa dikatakan aku menikah dengan salah satu dari kalian.”

Terdengar tawa member Suju dan penonton lainnya. “Dia selalu ada disaat aku terpuruk. Disaat aku membutuhkan semangat. Disaat aku merasa sendiri dan hancur, ia selalu ada. Terima kasih Lee Shayna. Aku sangat mencintaimu.” Lanjut Yesung sambil menatap dalam mata indah Shayna.

“Baiklah, aku harap kalian bisa menerima istriku sebagai bagian dari hidupku. Karena tanpanya, aku tidak bisa apa-apa. Aku harap kalian bisa mencintainya seperti ia mencintai kalian dan Super Junior. Terimakasih.” Kata Yesung sambil membungkukan badannya bersama Shayna.

Yesung dan Shayna digiring untuk kembali ke backstage dengan pengawalan, tepuk tangan dan riuh suara ELF mengiringi mereka kembali. Member Super Junior lainnya kembali mengendalikan suasana, membuat ELF kembali ceria.

Backstage

Sayup-sayup terdengar suara merdu Ryeowook yang baru mulai tampil solo, sementara member lain datang ke ruang ganti, temapat dimana Yesung dan Shayna sedang duduk dalam diam, tanpa ada kata-kata yang keluar dari mulut keduanya. Siwon menatap Yesung dengan mengangkat sebelah alisnya, Yesungpun segera menarik tangan Shayna dan membawa gadis itu keluar ruangan.

“Waktumu 20 menit, Kim Jong Woon!” seru  Leeteuk dan Prince Manajer hampir berbarengan. Yesung hanya mengankat jempolnya, menjawab kedua hyungnya itu.

“Ada apa sebenarnya denganmu, oppa?” tanya Shayna seraya berusaha melepaskan tangannya dari genggaman tangan Yesung.

Bukan ini yang gadis itu mau. Ia datang ke konser ini hanya untuk melihat Yesung dengan bebas. Melihat pria yang ia cintai bernyanyi dan tertawa bersama teman-temannya. Tapi yang ia dapat sejak konser dimulai hanyalah tatapan sendu Yesung. Ya, namja itu hanya diam dan sedikit tersenyum sejak konser dimulai.

Ia juga sangat tidak mengharapkan Yesung melihatnya. Ini bahkan lebih buruk dari sekedar Yesung melihatnya di tengah-tengah ELF lainnya. Ia tidak pernah berpikir bahwa Yesung akan memperkenalkan dirinya sebagai istri dihadapan semua orang. Tidak, tidak seperti ini. Ini semua diluar dugaannya. Lagipula, kata-kata Yesung tadi.. Sepertinya hanya mungkin terjadi di dalam mimpi.

“Tetaplah bersamaku, Na-ya.” Kata Yesung pelan. Ia berhenti di tangga darurat, berdiri berhadapan dengan Shayna.

Shayna menatap Yesung ragu, “Kenapa..”

“Aku mencintaimu. Aku benar-benar bodoh, tidak menyadari perasaanku yang sebenarnya. Bahkan jika kuingat-ingat, aku cemburu ketika kau bercerita bahwa Kim Go Jang menyatakan cinta padamu. Kau tahu rasanya saat itu? Aku merasakan sesak dan sakit yang teramat sangat. Bodohnya saat itu aku sendiri tidak tahu kenapa aku merasaka itu. Aku..”

Shayna menyentakkan tangan Yesung yang masih menggenggamnya walaupun longgar. “Kau sudah mempunyai Ji Hyeon dan anak kalian!” seru Shayna menyalurkan rasa frustasinya selama ini. Matanya berkaca-kaca, nafasnya memburu menahan sesak.

Yesung berusaha meraih Shayna kedalam pelukkannya, namun yang ia dapati adalah tatapan terluka dari Shayna. Membuat namja itu terdiam beberapa saat, sangat menyesali perbuatannya selama ini pada gadis dihadapannya. “Maafkan aku, Na-ya. Tapi dia tidak..”

Shayna mengusap matanya dengan kasar, “Sudahlah. Lebih baik klarifikasi sekarang juga pada ELF, siapa istrimu sebenarnya dan juga anakmu.”

“Lee Shayna! Dengarkan aku! Aku..”

“Aku.. aku turut berbahagia, oppa.” Potong Shayna dengan suara bergetar.

Yesung meraih pipi Shayna, agar yeoja itu mau menatap matanya, “Benarkah? Kau ikut berbahagia? Benarkah itu?”

Shayna hanya mengerjapkan matanya, membuarkan air matanya mengalir.

Yesung menghela nafas lelah, “Apakah kau masih bahagia ketika melihatku menderita karena kau tidak ada disisiku? Kau pergi disaat aku ingin mengatakan semuanya. Disaat aku ingin menciummu seperti ini…”

Tanpa membuang kesempatan, Yesung mencium lembut bibir Shayna, memeluk Shayna agar gadis itu diam dan tidak menolaknya.

TBC

Jangan lupa kritik dan sarannya guys.. Karena komen-komen kalian aku jadi semangat nulis!!^^ hehe.. Gomawo..

6 Comments
  • wafa
    Posted at 10:21h, 21 August Reply

    kyaaaaaa ,, author bikin penasaran lanjut dong.. Aku juga bingung thor my all is in you nya di lanjut ato gak, sementara aku juga penasaran kelanjutan song for you nya

    • nhawina
      Posted at 12:31h, 10 September Reply

      tunggu minggu depan ya sayang buat Song for You nya.. cz My All is in You nya baru selesai^^ makasih udh baca ff aku hehe

  • khalifah kim
    Posted at 09:32h, 24 August Reply

    penasaran,, lanjtin ya…

  • viana
    Posted at 19:27h, 27 August Reply

    Wahh akhir nya mrk bisa ketemu juga next thor penasaran sama kelanjutan nya

  • silvia rahmawati
    Posted at 15:59h, 28 August Reply

    next thor

  • Yuka Asrianti
    Posted at 15:34h, 30 December Reply

    Aku sedih bacanya

Post A Comment