You Will Forever Be My Always

IMG_6528

15 Feb You Will Forever Be My Always

1 year

12 months

52 weeks

365 days

8,760 hours

524,160 minutes

31,569,200 seconds

and counting…..

19 Oktober 2014 adalah hari dimana kita pertama kali bertemu, hari dimana kita pertama kali berkenalan sebagai sesama perantau di Daejon yang ikut tur Mushola Indonesia ke Nami Island. Ya, hanya sebatas saling kenal. Mungkin semua bermula dari aku yang terlalu cerewet ketika ditanya olehmu, Mas. Kamu yang kikuk bertanya ini itu padaku, dan aku yang terlalu cerewet dalam menjawab semua pertanyaanmu (kalau katamu, terlalu terbuka untuk ukuran orang yang baru kenal, hahaha..).

Entahlah, pertemuan singkat menjadi obrolan hangat dalam chatting selanjutnya, pernyataan tiba-tiba di pertemuan kedua untuk memintaku menjadi orang spesial dalam hidupmu -untuk siap menjadi istrimu ditahun 2015- membuatku berpikir ulang tentang perjalanan hidupku kedepannya (baca: http://nhawina.com/2015/02/12/dear-mas-gzs/ ).

Terlihat mudah, bukan? Tidak, tidak semudah yang kalian bayangkan. Ada perjuangan, ada perang batin, ada argumen dari kedua belah pihak keluarga kami dan sebagainya. Dimulai dari rangkaian acara pengajian, siraman, dan malam Midodareni tanggal 14 Februari 2015. Disaat orang-orang memberi coklat dan mengucapkan “Happy Valentine”, saat itu kita saling bertukar seserahan dan merasakan deg-degannya saat-saat ijab kabul nanti.

Akhirnya, 15 Februari 2015 adalah hari kita. Hari dimana kamu mengucapkan janji pada ayahku dan Allah dihadapan penghulu, para saksi, keluarga dan tamu undangan. Hari dimana kamu dan aku menjadi kita.

Tidak terasa, sekarang sudah 15 Februari 2016. 1 tahun kita menikah. 2 rumah ‘kontrakkan’ sudah kita tempati, 1 kota kita huni, tawa; tangis; bingung; stress; canda; debat dan berantem yang tak terhitung, dan tepat hari ini, Vienna adalah kota ke 9 yang kita kunjungi setelah Seoul, Jeju, Gwangju, Daegu, Bogor, Karawang, Jakarta dan Depok. Tidak lupa ada calon baby kita yang sudah pintar bergerak, yang Insya Allah sehat.

Semoga tahun depan kita bisa lebih dekat, kita bisa membangun keluarga kecil kita dengan kuat satu sama lain. Semoga semua impian, rancangan kehidupan kita bersama bisa tercapai semuanya.

Terimakasih, untuk selalu sabar dan terus mencoba lebih sabar dan mencoba menjadi yang terbaik untukku dan calon anak kita. Terimakasih, untuk hari-hari yang sudah kita lewati dan hari-hari yang akan kita lewati. Terimakasih sudah ada untukku.^^

Since I met you, my life has never been the same. Thanks for making it better and happier. Thank you for being my husband, my partner, my lover and my best friend. Happy anniversary, Mas! I thank God for giving me the best husband, I love you^^

No Comments

Post A Comment